Sabtu, 25 April 2009

Sirkus Maksiat Jelang 9 April 2009

Beramai-ramai. Berbondong-bondong. Berbaris acak. Memikul bendera berwarna. Isi penuh wadah orasi. Gumpalan sumpah terucap. Tak tentu terbukti. Mencari simpati. Demi diri sendiri? Atau khalayak ramai?

Suguhkan hiburan kacau balau. Topeng biduan si wanita jalang. Goyang tari erotis. Robohkan benteng iman. Nafsu syahwat lepas kendali. Kesempatan mesum dalam kesempitan.

Kesal terlahir kecewa. Batin terusik tak percaya. Keputusan apa diambil? Contreng atau coblos? “Hahaha..” Tawa sejenak dihati. Penuh arti. Demi ibu pertiwi. Aku memilih..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar