Sabtu, 25 April 2009

Jelang Hikmah

Keluh kesah gerogoti palung jiwa. Berharap banyak pada nasib. Bagai menyembah takdir. Terlalu mencinta yang dicinta. Itu tidak salah. Sama sekali tidak. Hak milik apresiasi diri.

Masalah yang digeluti. Seperti eksekusi mati. Berlebihan cukup beralasan. Tenggelam di lautan problema. Terjebak pusaran kegelisahan. Menjelma rahasia hati pedih. Tulus dan ikhlas maafkan semua.

Celah itu belum terlihat. Celah kehidupan dunia lebih baik. Tak pernah terbayang dan diduga. Buka kedua mata multifungsi ciptaan-Nya. Melekkan selebar jendela dunia tak terbatas. Akan takjub terasa. Hidup indah berwarna. Sakit sembuh lahirkan hikmah. Sedikit tak sadari itu.

Jalan hidup masih panjang. Persenjatai diri segera. Sabar berwujud pedang. Tabah berubah jubah. Tegar menjadi perisai. Banyak hal belum dipelajari. Banyak nikmat dan pahit kecut belum dirasa.

Kuatkan diri. Yakinkan diri. Tegaskan diri. Berjuang terus berjuang. Tak patah arang. Lalui tahap pendewasaan menuju pencerahan diri. Semangat tanpa batas !! Lakukan !!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar